Skip to content

Mengejar Mimpi Dari Gedung Terbengkalai – Episode 19

Episode 19 — Makanan Yang Tidak Diminta Makanan itu diletakkan di depannya tanpa suara. Tidak disorongkan. Tidak ditawarkan dengan kata-kata. Hanya hadir — seperti benda yang memang sejak awal tahu di mana tempatnya. Anneliese menatap… 

Mengejar Mimpi Dari Gedung Terbengkalai – Episode 18

Episode 18 — Kalimat Yang Datang Terlalu Dini Restoran itu masih sama. Bersih. Tenang. Tidak berubah hanya karena Anneliese mulai merasa sedikit lebih aman di dalamnya. Meja-meja tetap tersusun rapi. Bau sabun dan makanan hangat… 

Mengejar Mimpi Dari Gedung Terbengkalai – Episode 17

Episode 17 — Ternyata Mereka Semua Menerimaku Pagi di restoran datang tanpa upacara. Pintu belakang dibuka. Lampu dinyalakan. Air mengalir. Pisau diletakkan di talenan. Segalanya berjalan seperti kemarin — dan justru itu yang membuat Anneliese… 

Mengejar Mimpi Dari Gedung Terbengkalai – Episode 16

Episode 16 — Pekerjaan Pertama Restoran itu bersih. Bukan bersih yang berlebihan, bukan pula bersih yang dibuat-buat. Meja-meja tersusun rapi. Lantai kering. Bau sabun dan minyak panas bercampur tanpa saling menindih. Segalanya berada di tempat… 

Mengejar Mimpi Dari Gedung Terbengkalai – Episode 15

Episode 15 — Air Bersih Tidak Menghapus Apa Pun Pagi datang tanpa suara. Tidak ada burung. Tidak ada kendaraan. Bahkan gedung itu sendiri seperti berhenti berderak. Air banjir sudah surut sepenuhnya, meninggalkan lumpur tipis yang… 

Pelarian Dari Kota

Pagi di Jakarta Barat selalu datang tanpa upacara. Tidak ada pengumuman, tidak ada isyarat khusus selain cahaya pucat yang menyusup di sela gedung dan suara kendaraan yang sudah lebih dulu terjaga daripada manusianya. Wiwin biasanya… 

error: Content is protected !!