Skip to content

Mengejar Mimpi Dari Gedung Terbengkalai – Episode 34

Episode 34 — Hal yang Mulai Dipilih Hujan rintik-rintik mengguyur kota Semarang di pagi-pagi buta. Langit berwarna abu-abu gelap, angin berhembus agak kencang tapi tidak terlalu kencang. Jam waker menunjukkan pukul lima pagi. Anneliese melirik… 

Mengejar Mimpi Dari Gedung Terbengkalai – Episode 32

Episode 32 – Hal yang Mulai Dipikirkan Pagi datang dengan cara yang sama seperti hari-hari sebelumnya. Cahaya masuk melalui jendela. Tidak terlalu terang. Cukup. Anneliese bangun tanpa tergesa. Tidak ada beban yang tertinggal dari hari… 

Mengejar Mimpi Dari Gedung Terbengkalai – Episode 31

Episode 31 — Ingatan Yang Datang Tanpa Luka Pagi berjalan seperti biasa. Tidak ada yang berbeda. Langkah-langkah kecil di lorong gedung terdengar ringan. Beberapa siswa sudah datang lebih awal. Suara percakapan pelan terdengar dari dalam… 

ONGGO-INGGI

Malam di Surakarta tidak pernah benar-benar sunyi. Ia hanya berpura-pura diam. Angin dari arah Bengawan Solo membawa bau lumpur yang basah dan sesuatu yang lebih tua dari sekadar air. Jembatan Jurug Lama berdiri seperti tulang… 

Mengejar Mimpi Dari Gedung Terbengkalai – Episode 30

Episode 30 — Hal Kecil yang Tidak Kebetulan Sore itu datang seperti hari-hari sebelumnya. Tidak ada yang berbeda. Kelas terakhir selesai tepat waktu. Para siswa keluar satu per satu, meninggalkan ruangan dengan suara langkah yang… 

error: Content is protected !!